Minggu, 24 September 2017

Inilah 5 Finalis Forwot Car of the Year 2017


Sumedang Media, Jakarta – Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) kembali menggelar FORWOT Car of the Year 2017 untuk memberikan penghargaan kepada mobil terbaik yang beredar di Indonesia.

Pada penyelenggaraan tahun ini, FORWOT telah menyaring 32 mobil baru (bukan minor change, major change, atau penambahan varian) yang diluncurkan dan dipasarkan oleh Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia selama periode Agustus 2016 hingga Juli 2017.

Setelah melewati tahap seleksi, akhirnya terpilih lima mobil terbaik yang akan merebutkan gelar tertinggi. Kelima finalis itu yaitu BMW i8, Honda Civic, Honda CR-V, Hyundai Tucson, dan Suzuki Ignis.

Proses seleksi ini dilakukan oleh 26 juri dengan menggunakan kriteria Car of the Year Committe yang dapat dilihat di situs www.caroftheyear.org. Kriteria itu telah menjadi standar penilaian mobil terbaik di Eropa dan telah disesuaikan dengan kondisi pasar otomotif Tanah Air.

Nantinya, dari lima finalis mobil terbaik itu akan dipilih lagi satu mobil yang berhak mendapatkan gelar FORWOT Car of the Year 2017.

"Ajang ini diselenggarakan untuk memberikan rekomendasi mobil-mobil terbaik yang diluncurkan dalam periode yang telah kami tentukan. Di sini, kami meninjau dan menimbang dari berbagai aspek untuk menilai mobil apa saja yang layak dan pantas masuk guna diadu dan keluar sebagai mobil terbaik," ungkap Zainal Abidin, Wakil Ketua Umum FORWOT.

"Dalam pemilihan FORWOT Car of the Year 2017 ada fenomena menarik, yakni masuknya model berbasis listrik yang dipilih oleh para juri," imbuhnya mengacu kepada terpilihnya BMW i8 menjadi salah satu finalis.

Kriteria penjurian pada ajang penghargaan ini meliputi desain, kenyamanan, kemanan, sisi ekonomi, handling, performa, fungsionalitas, kesesuaian dengan lingkungan, kepuasan mengemudi, dan harga.

Disamping itu, tentu saja preferensi yang tinggi dari para anggota dewan juri terhadap mobil berdasarkan liputannya, seperti perkenalan produk, media test drive, dan lain sebagainya.

"FORWOT Car of the Year 2017 menjadi bukti kredibilitas kami selaku jurnalis otomotif untuk menilai mobil-mobil terbaru yang menghiasi pasar otomotif nasional," tambah Ekawan Raharja, Ketua Dewan Juri Forwot Car of the Year 2017. [ikh]

Sumber : InilahCom



from Sumedang Media Here
Read More »

Awas, Benih Udang Malaysia Terjangkit Penyakit


Sumedang Media, Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan meminta petani udang vaname tidak membeli benih impor terutama dari negara Malaysia lantaran mengandung penyakit.

"Hasil koordinasi dengan Badan Karantina Ikan bahwa udang vaname impor khususnya Malaysia terjangkit penyakit 'early mortality syndrome (ems)' dan ini membahayakan usaha budidaya udang petani," kata Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan saat ini usaha budidaya udang vaname petani mulai mengalami peningkatan yang cukup signifikan, karena permintaan pasar lokal, nasional dan internasional yang tinggi.

"Kami berharap petani tidak tergiur harga benih udang murah yang didatangkan dari negara-negara terjangkit ems," ucapnya.

Erzaldi mengatakan udang terjangkit penyakit ems tidak hanya mengganggu usaha sektor perikanan ini, tetapi juga akan berdampak terhadap ekspor udang ke berbagai negara tujuan seperti Eropa, Jepang dan negara lainnya.

"Saat ini udang vaname negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Vietnam dan negara lainnya sudah terjangkit ems dan tidak bisa lagi masuk ke pasar Eropa dan Amerika," ungkapnya.

Menurut ia dengan adanya larangan tersebut, sangat menguntungkan petani udang di Indonesia khusus Kepulauan Babel, mengingat permintaaan pasar dunia yang tinggi.

"Kami masih bebas penyakit udang berbahaya itu dan diharapkan pengusaha tambak dan petani tidak membeli atau memanfaatkan udang vaname dari negera-negara yang terjangkit penyakit ems ini," ungkapnya. [tar]

Sumber : InilahCom



from Sumedang Media Here
Read More »

Persiba Bertekad Curi Poin di Laga Usiran BorneoFC


Sumedang Media, Bontang – Persiba Balikpapan bertekad meraih kemenangan pada laga tandang bertajuk Derby Kaltim melawan Borneo FC. Tekad ini mencuat mengingat lawannya, Borneo FC, harus menggelar pertandingan usiran tanpa penonton.

Pertandingan itu harusnya digelar di Stadion Segiri, Samarinda, kandang Borneo FC, tetapi sanksi yang dijatuhkan Komdis mengharuskan Pesut Etam harus bermain di tempat lain. Stadion Mulawarman dipilih Borneo FC sebagai kandang sementara termasuk saat menjamu Persiba, Senin (25/9/2017) sore nanti dalam lanjutan pertandingan Liga 1.

Pelatih Persiba, Hariyadi, timnya harus bisa menunjukkan semangat juang yang tinggi walaupun dalam pertandingan nanti tidak akan didukung oleh suporter. 

"Kami datang kesini (Bontang), dijamu Borneo. Walaupun tanpa kehadiran suporter bagi kedua tim, namun kami datang kesini bertekad untuk meraih tiga poin penuh," kata Hariyadi.

Bila dilihat dari komposisi tim, Borneo FC lebih diunggulkan dari Persiba, kendati demikian Hariyadi tak mau anak asuhnya kalah sebelum bertanding.

"Sejak pertama saya sudah tekankan kepada pemain untuk tetap optimis. Dalam kondisi apapun, pemain harus sudah siap  untuk meraih poin bukan untuk leha-leha," tukasnya.

Persiba saat ini masih berada di zona degradasi di posisi 17 dengan 19 poin dari 25 pertandingan, sementara Borneo FC di peringkat 11 dengan mengemas nilai 33 dari 24 pertandingan.
 

Sumber : InilahCom



from Sumedang Media Here
Read More »